Moral Hazard in an Indonesian Farmer Credit

In 1998, Indonesian Government through the Ministry of Cooperative, Small and Medium Enterprise made an astonishing 2,117 % increase for a Small-Scale Farmer Credit scheme, Kredit Usaha Tani (hereon KUT). In the budgeting year of 1996/97, they distribute Rp. 231,333 billion. In 1997/1998, when the crisis depressed Indonesian currency, like other countries in the region, the scheme only rise up to Rp. 374,631 billion (85,05%). Next year, in 1998/1999, the number surprisingly shoots up to Rp. 8.336,329 billions. And finally fall to -79,98% for the year of 1999/2000, which is as much as, Rp. 1.108,226 billion. Judging from the mid term realization of the credit in July 2000, Rp. 5,904 billions, the number even potentially much lower.
Continue reading

basket

Hantu Jangkung Seluruh Dunia, Bersatulah!

 

Bayangkan seorang remaja bertubuh aneh, terlalu jangkung dan kerempeng untuk ukuran anak seusianya. Semua pakaian yang ia kenakan terlihat aneh, tidak nyaman di tubuhnya dan di mata kawan-kawannya. Ia mengalami alih tubuh super pesat ketika harus memulai hidup dengan kawan-kawan baru di bangku SMA. Sekolah baru, baginya, berarti hilangnya kawan akrab sekelas dan memulai lembar baru dengan orang-orang baru di kelas baru, dengan tubuh baru.  Remaja itu adalah saya.

Continue reading

Status

Buku ini sangat penting: Bugis Wedding (Perkawinan Bugis), ditulis Susan Millar berdasarkan sebuah penelitian etnografis lebih 30 tahun lalu. Ia menghadiri banyak rangkaian ritual panjang perkawinan Bugis untuk menulis buku itu. Dari sana ia menarik kesimpulan, pesta perkawinan adalah ‘display‘ (pameran) status. Gunanya untuk menunjukkan di mana ‘lokasi sosial’ seseorang dalam hierarki sosial masyarakat.

Continue reading