Demokrasi yang Bermula dari Sebuah Warisan

Seorang kawan turun dari mobil di depan rumah kontrakan kami. Ia membawa turun tumpukan buku baru yang sudah berhari-hari kami tunggu. Itu terbitan pertama kami, Penerbit Ininnawa. Buku itu berjudul Warisan Arung Palakka, hasil penelitian panjang seorang sejarawan AS, Leonard Andaya. Di lembar kolofon tertera titimangsa terbitan pertama, April 2004. Continue reading

Advertisements

Ini Soal Mendengar Orang Muda

Bila anda mengenal seorang muda, atau bila anda sedang berada di dekat satu dari mereka, lelaki atau perempuan, cobalah sesekali duduk berlama-lama dengannya, hanya untuk mendengarkan ia bicara. Siapa tahu, ia mau bercerita.

Continue reading

Mengapa Kritik Dianggap Penyakit

Salah satu kegagalan terbesar sistem pendidikan Indonesia yang menjadi perhatian saya ialah masih bertahannya tabiat anti-kritik.

Jika sistem pendidikan kita bekerja dengan baik, kritik akan dianggap sebagai bagian absah dalam kehidupan bermasyarakat. Kritik akan dipandang sebagai pertanda masyarakat yang sehat—sebab masih ada yang berniat memperbaiki apa yang dilihat keliru.

Continue reading

Ketika Musik Menjelma Mesin Waktu yang Membawaku Menemui Seorang Ibu

Sembilan belas sembilan enam. Saya melongo di depan layar Polytron 29 inci. Hentakan drum berkejaran dengan lenguhan piano, gitar elektrik, dan tepukan tangan. Semua mengiringi suara manja Nina Persson dalam balutan dress ala Marylin Monroe, dengan rambut pendek berwarna emas. Poninya terselip ke telinga kanan. Bersama jas, tuxedo, dasi, tarian, rambut klimis, semua mengingatkan pada kurun ketika Gay Talese menulis tentang Frank Sinatra yang sedang terserang selesma. Continue reading