Bermukim di Lereng Maut

Sembilan belas orang meninggal, ratusan mengungsi, puluhan rumah dan gedung amblas atau tertimbun, demikian pula puluhan hektar lahan. Pada Juni 2006, longsor melindas desa itu. Tak lama setelahnya seorang pejabat kabupaten melempar tuduhan: bencana alam itu terjadi karena warga pegunungan merambah hutan. Warga korban yang tinggal di pegunungan termasuk di dalamnya.

Continue reading

Advertisements