Mengenang Kota Parepare

Saat itu saya begitu sibuk menggoyang lonceng kecil mencoba menarik perhatian pembeli es lilin di Pelabuhan Kota Parepare. Sebuah karier singkat yang berakhir setelah lemari es rumah kami tak mampu membekukan apa-apa.Saya terlalu kecil untuk tahu, seabad sebelumnya pelabuhan itu sedang sibuk mengiriman dua komoditas penting dari Celebes: kopi dan budak.

Continue reading

Ketua Bao

Sembilan tahun lalu Karno bilang kepada kami, “carikan saja desa di mana saya bisa bekerja, lalu buang saya ke sana.” Setahun berikutnya ia lebih banyak tinggal di desa memulai sebuah proses pengorganisasian panjang. Dua minggu lalu, ia kami pilih menjadi Ketua Dewan Pengurus komunitas kecil kami, Ininnawa.  Continue reading

Dalam Kurungan Masa Silam: Tokoh dan Konteks ‘puisi-puisi yang lahir dari foto Jaime albridge’

ORANG Makassar, tulis William Cummings, seolah bisa berjalan mundur ke masa depan. Gambaran ini ia buat dengan menimbang pemakaian dua kata yang sekaligus memuat konsep waktu dan ruang: riboko dan riolo. Kata riboko yang berarti ‘di belakang’ dalam dimensi ruang, juga dipakai untuk ‘masa sekarang’ dan ‘masa depan’ pada dimensi waktu. Sedangkan riolo yang berarti ‘di depan’, juga bermakna ‘masa lalu’. Dalam bahasa Bugis juga demikian: riolo bisa diterjemahkan sebagai ‘di depan’ dan ‘masa lalu’, sementara rimonri adalah ‘di belakang’ sekaligus ‘masa depan’. Continue reading