Pendapatnya Umum, Kepentingannya Pribadi

Ada pemandangan menarik akhir-akhir ini di media sosial.

Saya melihat orang-orang mulai terbiasa mencomot argumen yang sudah umum (common sense), seolah sedang mengusung kepentingan umum (public interest), tetapiĀ  lebih tampak sebagai usaha mengangkat citra pribadi.

Continue reading

Advertisements

Ketika Musik Menjelma Mesin Waktu yang Membawaku Menemui Seorang Ibu

Sembilan belas sembilan enam. Saya melongo di depan layar Polytron 29 inci. Hentakan drum berkejaran dengan lenguhan piano, gitar elektrik, dan tepukan tangan. Semua mengiringi suara manja Nina Persson dalam balutan dress ala Marylin Monroe, dengan rambut pendek berwarna emas. Poninya terselip ke telinga kanan. Bersama jas, tuxedo, dasi, tarian, rambut klimis, semua mengingatkan pada kurun ketika Gay Talese menulis tentang Frank Sinatra yang sedang terserang selesma. Continue reading

Melewati Gerimis Pagi

Pagi yang gerimis ini mengingatkan saya pada pagi-pagi yang gelap pada musim gugur di negara-negara empat musim yang pernah saya singgahi.

Lampu-lampu jalanan dan kendaraan yang menyala sepanjang hari, cuaca dingin yang seolah tak akan berakhir, menjadi racikan yang teramat menggoda untuk tetap tinggal di bawah selimut, mungkin sambil menonton atau menikmati coklat panas.

Continue reading

Berikan Saja Uang itu Langsung Kepada Mereka

Mendekati titik akhir eseinya, Joseph Hanlon yang berbicara sebagai ilmuan kajian pembangunan dari negara maju, menembakkan sebuah pertanyaan provokatif:

“.. kita telah menciptakan sebuah ‘industri bantuan’ yang utuh, lengkap dengan berderet lembaga yang menetapkan prasyarat bagi perubahan perilaku, kementerian-kementerian pembangunan yang memilih negara-negara yang bersedia bertindak sesuai dengan apa yang kita pikir harus mereka lakukan, para pekerja lapangan berbiaya besar yang memberitahu petani apa yang mereka harus lakukan, dan seterusnya. Kita membuat sekolah-sekolah yang mengajarkan kajian pembangunan, dan menerbitkan jurnal seperti Development and Change. Tapi seberapa besar pembangunan yang telah dicapai industri itu?”

Continue reading