O, Noir, Fabel, Horor

Sehabis membaca ‘O’ karya Eka Kurniawan, saya terlempar ke satu siang yang jauh ketika ibu guru menuntun kami berjalan masuk gedung bioskop. Hari itu kami akan menonton film tentang seorang anak yang saban hari disiksa ayahnya sendiri sampai mati. Sebuah kisah nyata. Nama anak itu akan tertinggal di kepala saya sampai bertahun-tahun kemudian, Arie Hanggara.

Continue reading

Advertisements