Dari “Catatan Akhir Tahun 2000”

Di sebuah desa terpencil, sebuah rumah panggung kuyup oleh hujan. Tiangnya sedikit meliuk, menunduk mengeloni tuan rumahnya yang tengah bersedih. Di halaman, bangkai-bangkai ayam berserak.
Continue reading

Advertisements

Berkebun Sayur di Tengah Kota

Pagi itu Salma berjibaku dengan pakaian kotor di rumah salah seorang tetangganya, seorang pejabat di Kantor Pemerintahan Sulsel. Ia bekerja setiap hari di sana. Namun di sela itu, Daeng Calla, demikian orang mengenalnya, juga menyisihkan waktu luangnya untuk bertani di sebidang tanah di belakang rumahnya di Jl. Andi Tonro, di kawasan selatan Makassar. Tanah itu milik seorang pengusaha yang tinggal di Bone dan memercayakan Daeng Calla untuk menjaga sambil menempatinya.
Continue reading